KAMI telah BERPINDAH KE:-

January 2, 2010

http://miezaan.co.cc/

atau

http://miezaan.blogspot.com/


Syaikh Wahbah al-Zuhaili Tokoh Maal Hijrah Antarabangsa 2008 MENGINGATKAN!

December 30, 2009

Saranan Syaikh Wahbah al-Zuhaili adalah berhati-hati dengan fitnah yang datang dari kelompok yang menyesatkan Pembahagian Tauhid Tiga Serangkai ini kerana mereka mempunyai agenda jahat.

Ustaz Fathul Bari (UFB) berkesempatan untuk bertanyakan beliau tentang Tauhid Tiga Serangkai yang dianggap sesat oleh Dr Uthman el-Muhammady, Yayasan Sofa Negeri Sembilan, Ust. Mahfuz, Ust. Zamihan  dan rakan-rakan yang sewaktu dengan mereka. Dengan penjelasan itu kami berharap agenda sulit yang telah mereka rancang untuk melenyapkan Gerakan Kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah khususnya di Kuala Pilah, Negeri Sembilan  akan menimbulkan kesedaran dan memberhentikan kegiatan itu.  Kepada Allah SWT kami memohon perlindungan.


Download eBook : Menyingkap Mitos Wahhabi (Terjemahan Dari “The Wahhabi Myth” Yang Fenomenal)

December 30, 2009

Menyingkap Mitos Wahhabi

DOWNLOAD


WAHHABI! WAHHABI! WAHHABI! APA KATA UTHMAN EL-MUHAMMADY DAN APA ULASAN USTAZ RASUL BIN DAHRI

December 27, 2009

Wahhabi Wahhabi Wahhabi apa kata Uthman El-Muhammady dan apa ulasan Ustaz Rasul bin Dahri Download Kerancuan pemahaman Uthman El-Muhammdy dalam memahami antara fiqh asy-Syafie dan mazhab as-Syafie amat ketara setelah para pembaca meneliti isi kandungan buku ini. Kegetiran dan ketidakupayaan Uthman El-Muhammady menghadapi apa yang dituduh sebagai golongan Wahhabi, menjadikan beliau mudah membuat tuduhan bahawa Wahhabi ekstrem. Beliau menyebar fitnah bahawa Fahaman Wahhabi berjaya menggulingkan kerajaan Uthmaniyah dan wajar menjadi peringatan kepada Negara ini. Uthman El-Muhammady serkap jarang, belum meneliti sejarah Hijaz secara fakta ilmiyah dan masih gelap sejarah terutamanya yang berkaitan dengan sejarah Syeikh Muhammad Bin Abdul Wahhab. Semoga beliau diberi hidayah dan petunjuk oleh Allah dan tidak menjadi bahan ketawaan umat kemudian hari kerana kesilapannya menuduh sembarangan tentang Wahhabi. Buku kecil ini berupa bidasan terhadap kenyataan Uthman El-Muhammady di dalam akhbar Berita Minggu Ahad 22 November 2009.

DOWNLOAD


SELAMAT BERKONVENSYEN JAMAAH AS SUNNAH

December 27, 2009

Ummat Islam telah melangkah  kemata tahun 1431H, dan dengan itu akan bertambah tugas  dalam menunaikan tanggungjawab dan kewajibannya. Begitu juga Jamaah As Sunnah di negara ini yang sejak dari awal kurun ke-20, berjuang bertungkus lumus memberikan kefahaman Islam yang berdasar kepada Al-Qur’an dan Sunnah kepada masyarakat, kehilangan tokoh-tokoh terdahulu diganti dengan tokoh-tokoh yang bersedia menyahut cabaran semasa. Maka pada 26hb. Disember 2009 semalam berlangsungnya Konvensyen bagi jamaah As Sunnah di Institut Al-Qaiyim, Bukit Mertajam, yang dihadiri oleh seluruh jamaah As Sunnah Malaysia. Semoga Konvensyen tersebut dapat memacu pertumbuhan Gerakan As Sunnah negara dalam menunaikan tanggungjawab terhadap Allah dan RasulNya. Tidak lain bagi mengembalikan kegemilangan umat Islam ialah mengambalikan umat kepada ajaran Kitab Al-Qur’an dan anjuran Rasul saw dalam semua bidang terutama dalam bidang Tauhid dan Ibadah supaya terkabul semua yang dijanjikan Allah SWT. Wassalam.


WAJIBKAH BERMAZHAB?

December 27, 2009

Wajibkah Bermahdzab ? Redaksi Al Wala’ Wal Bara’ Pertanyaan: Assalaamu’alaikum: 1. Apa hukum bermadzhab (4 imam)? 2. Apakah Al-Imam Al-Bukhariy mempunyai madzhab (mengikuti salah satu madzhab)? (Budhi Dharma, the_natural…@yahoo.com)

Jawab:

Wa’alaikumus salaam warahmatullaah. 1. Sesungguhnya kalau kita perhatikan dalil-dalil baik dari Al-Qur`an ataupun As-Sunnah maka tidak ada satupun dalil yang mewajibkan mengikuti madzhab-madzhab tertentu termasuk empat madzhab yang terkenal yaitu Al-Ahnaaf (madzhab Hanafiy), Malikiy, Syafi’i dan Hanaabilah (madzhab Hambaliy). Kita hanya diwajibkan untuk mengikuti dalil baik dari Al-Qur`an ataupun As-Sunnah dengan pemahaman generasi terbaik ummat ini yaitu para shahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in serta para ulama yang mengikuti jejak mereka. Allah berfirman: اتَّبِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ وَلاَ تَتَّبِعُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ قَلِيلاً مَا تَذَكَّرُونَ “Ikutilah apa yang diturunkan kepada kalian dari Tuhan kalian dan janganlah kalian mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kalian mengambil pelajaran (daripadanya).” (Al-A’raaf:3) قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ “Katakanlah: “Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kalian) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik”. (Yuusuf:108) Dan ayat-ayat lainnya yang memerintahkan untuk mengikuti dalil dan melarang untuk fanatik kepada kelompok tertentu ataupun individu tertentu. Bahkan para imam yang empat tersebut, baik Abu Hanifah, Al-Imam Malik, Al-Imam Asy-Syafi’i, dan Al-Imam Ahmad bin Hanbal, semuanya sepakat melarang taqlid kepada mereka. Al-Imam Abu Hanifah mengatakan: “Apabila hadits itu shahih maka itulah madzhabku.” Beliau juga mengatakan: “Tidak halal bagi siapapun mengikuti perkataan kami bila ia tidak mengetahui dari mana kami mengambil sumbernya.” Al-Imam Malik mengatakan: “Saya hanyalah seorang manusia biasa, terkadang berbuat salah dan terkadang benar. Oleh karena itu, telitilah pendapatku. Apabila sesuai dengan Al-Qur`an dan As-Sunnah, ambillah; dan sebaliknya apabila tidak sesuai dengan Al-Qur`an dan As-Sunnah, maka tinggalkanlah.” Beliau juga berkata: “Siapapun orangnya, perkataannya bisa ditolak dan bisa diterima, kecuali hanya Nabi (yang wajib diterima).” Al-Imam Asy-Syafi’i berkata: “Seluruh kaum muslimin telah sepakat bahwa siapa saja yang secara jelas mengetahui suatu hadits dari Rasulullah, tidak halal baginya meninggalkannya guna mengikuti pendapat seseorang.” Beliau juga berkata: “Bila suatu masalah ada haditsnya yang sah dari Rasulullah menurut ahlul hadits, tetapi pendapatku menyelisihinya, maka pasti aku akan mencabutnya, baik selama aku hidup maupun setelah aku mati.” Al-Imam Ahmad berkata: “Janganlah engkau taqlid kepadaku atau kepada Malik, Asy-Syafi’i, Al-Auza’i dan Ats-Tsauri, tetapi ambillah dari sumber yang telah mereka ambil.” Beliau juga berkata: “Barangsiapa yang menolak hadits Rasulullah, berarti dia berada di jurang kehancuran.” (Lihat perkataan para imam tersebut dalam Muqaddimah Shifatu Shalaatin Nabiy, karya Asy-Syaikh Al-Albaniy) Walaupun demikian, semua kaum muslimin sepakat bahwa mereka adalah para ulama, orang-orang yang mulia, yang patut dijadikan teladan. Bahkan kita mempelajari Dinul Islam melalui bimbingan mereka dari kitab-kitab yang telah mereka tulis. Tidaklah kita bisa mempelajari Dinul Islam dengan benar kecuali melalui bimbingan dan pemahaman para ulama dari kalangan shahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in dan para imam yang mengikuti jejak mereka. Yang dilarang adalah ta’ashshub (fanatik kepada madzhab tertentu). Kalaulah mereka berbeda pendapat dalam suatu masalah maka kita ikuti pendapat yang paling kuat, yang sesuai dengan dalil. Adapun pendapat yang salah maka tidak boleh diikuti dengan tetap kita menghormati mereka sebagai para ulama yang mendapat dua pahala jika benar dan satu pahala jika salah. 2. Demikian pula Al-Imam Al-Bukhariy, beliau tidak bermadzhab dengan madzhab apapun kecuali madzhabnya ahlul hadits yaitu Al-Qur`an dan As-Sunnah dengan pemahaman salaful ummah, walaupun beliau termasuk salah seorang muridnya Al-Imam Ahmad bin Hanbal. Yang sesuai dengan dalil, maka itulah yang beliau ikuti. Wallaahu A’lam.

Sumber: Buletin Dakwah Al Wala’ Wal bara’ Edisi ke-21 Tahun ke-3 / 22 April 2005 M / 13 Rabi’ul Awwal 1426 H


SAMBUNGAN GAYUNG BERSAMBUT-2 DAN KESESATAN AURAT MUHAMMADIYAH

December 20, 2009

Assalamualaikum wbt. Alhamdullilah kami akan menyalin semula dua buku karangan Aly. Hashim A. Ghani tersebut diatas dan sambungan terdahulu telah diisi dan akan disambung dari masa kesemasa. Salinan semula kedua buah buku tersebut adalah bertujuan supaya menjadi senjata dan perisai kepada Jamaah As Sunnah. Sekian, semoga mendapat keberkatan dari Allah SWT.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.